Kamis, 02 Maret 2017

Manfaat Bawang Kucai Bagi Kesehatan

Manfaat Bawang Kucai Untuk Kesehatan

Tentu teman-teman sudah sangat akrab dengan sayuran yang satu ini bukan, yang sering di jadikan menu masakan. Daun Kucai atau yang di sebut juga dengan bawang kucai memiliki nama latin Allium tuberosum umumnya di kenal sebagai sayuran daun. Kucai jarang dipakai dalam menu masakan Indonesia. Nama kucai berasal dari Bahasa Hokkian, "Kú-chhài". Penggunaannya umum dalam masakan Tionghoa, seperti bubur ayam.
Kucai merupakan spesies bawang-bawangan terkecil dari famili Alliaceae, tumbuhan asli di Eropa, Asia dan Amerika Utara. Kucai adalah tanaman umbi-umbian, tinggi 30 sampai 50 cm. Umbi ramping berbentuk kerucut dengan panjang 2-3 cm dan lebar 1 cm, dan tumbuh dalam rumpun yang padat. Daun berbentuk tabung hampa, panjang hingga 50 cm, dan berdiameter 2-3 mm, dengan tekstur yang lembut, meskipun sebelum munculnya bunga dari daun, akan terlihat lebih keras dari biasanya.
Bunga-bunga berwarna pucat ungu, berbentuk bintang dengan enam kelopak bunga, lebar 1-2 cm, dan diproduksi dalam bunga yang banyak, sekitar 10-30 bunga; sebelum membuka, bunga dikelilingi oleh daun pelindung tipis. Benih-benih  diproduksi di sebuah kapsul pada tiga tangkai kecil, biasanya benih matang di musim panas. Dibeberapa Negara lain Bawang Kucai juga disebut Garlic Chives, Chinese Chives, Jiu Tsai, Gau Tsoi (China), Nira (Jepang), Kutsay, Amput, Imayyaw (Filipina), Kui Chaai, Hom Paen (Thailand), Bong He (Vietnam), Buchu (Korea).

Manfaat Bawang Kucai Untuk Kesehatan.
Mencegah Kanker
Flavonoid dan sulfur yang terdapat dalam kucai dapat mencegah
beberapa jenis kanker. . Seperti, kanker usus besar, kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru dan kanker perut. Kucai dapat melawan radikan bebas dan mencegah perkembangan kanker

Mengatasi Masalah Kulit
Kucai memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur yang sangat baik untuk mengatasi infeksi kulit. Gunakan kucai saat memakai lotion, scrab dan luka. Kucai juga dapat membunuh bakteri dan jamur saat kulit Anda mengalami memar.

Membantu Mencegah Jerawat
Beta karoten yang terdapat dalam daun bawang bermanfaat untuk membersihkan kulit, sehingga kulit terbebas dari jerawat. Asupan periodik kucai dapat mempercerah kulit.

Menurunkan Berat Badan
Kucai bermanfaat untuk menurunkan berat badan, makanan ini banyak dikonsumsi bagi mereka yang sedang diet. Kucai sarat dengan antioksidan, serat, vitamin, kalsium dan mineral. Yang baik untuk kesehatan tubuh.

Menurunkan Tekanan Darah dan Kolestrol
Kucai mengandung allicin, sama seperti bawang putih dan daun bawang. Allicin dapat bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah dan menurunkan kolestrol dalam tubuh. Selain itu, juga bermanfaat untuk menghilangkan bakyeri dan jamur dalam saluran usus.

Mencegah Sembelit
Kucai kaya akan serat makanan yang dapat membantu mempelancar pencernaan. Fiber yang terdapat dalam kucai mampu menghilangkan sembelit.

Mencegah Sambut Rusak
Daun kucai dapat memperkuat folikel rambut dan meningkatkan aliran darah dari kulit kepala ke akar. Kucai digunakan dalam beberapa produk perawatan rambut, karena dikenal untuk menghentikan rambut rontok.
Khasiat Kucai untuk Hipertensi
Sayuran bawang Kucai juga ternyata menjadi salah satu pelengkap yang bisa digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi (darah tinggi). Sebagaimana diketahui, kucai mengandung senyawa yang disebut dengan tetrametiloksamida dan juga ester 17-etadekadesenil yang sangat berkhasiat untuk pengobatan hipertensi.
Kandungan anti-hipertensi dalam bawang Kucai pun luar biasa karena sebanding dengan Atenolol dosis 25 mg yang merupakan zat penurun hipertensi yang seringkali dianjurkan dikonsumsi oleh dokter kepada para penderita hipertensi.
Khasiat Kucai untuk penyembuhan hipertensi ini ternyata telah melalui uji klinis otoritas kedokteran seperti yang pernah dilakukan oleh Sekolah Tinggi Farmasi ITB Bandung yang mengekstrak 240 mg kucai. Esktrak tersebut ternyata mampu menurunkan tekanan darah sistolik sampai 28,67 mmHg dan tekanan diastolik sampai 4,64 mmHg.



Antibiotika Sampai Anti-Kanker
Kucai disebutkan banyak mengandung komponen diallyl sulphides yang mampu mencegah oksidasi platelet di dalam darah sehingga bisa berfungsi sebagai antioksidan. Menurut seorang peneliti dari Negeri Sakura, Jepang, di dalam Kucai terkandung zataliin yang bisa digunakan sebagai antibiotika. Komponen aliin ini merupakan zat yang tidak berbau dan tidak berwarna yang bisa berperan sebagai prekursor alisin yang terbentuk dari hidrolisasi dengan bantuan enzim aliinase.
Alisin ini sangat penting bagi tubuh karena bisa menghasilkan antioksidan yakni preoksidase glutation dan katalase. Alisin ini memiliki mekanisme molekuler aktifitas enzim yang dapat menyebabkan infeksi dan gangguan metabolisme. Begitu juga bahwa dalam Kucai terdapat thiosulfinates yang dapat digunakan untuk melawan sel kanker prostat secara nyata. Dalam sebuah penelitian dalam The Journal of Alternative and Complementary Medicine (2001) ditemukan bahwa mengonsumsi 12,5 mg kucai perharinya bisa memberikan efek pengurangan resiko kanker paru-paru sampai 40 persen.
Kucai juga mengandung fibrin yang berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan, membantu mengurangi resiko penyakit kanker, dan juga mencegah terjadinya sembelit. Selain itu, ferulic acid juga terkandung di dalam Kucai yang merupakan komponen antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas penyebab kerusakan sel. Ferulic acid juga sangat baik dikonsumsi oleh orang yang terkena diabetes karena dapat berperan untuk mengurangi kadar gula dan lemak darah.
Kucai mengandung zat-zat gizi yang mampu mencegah penyakit kanker dan hipertensi, serta bisa menurunkan kadar kolesterol darah. Tumbuhan ini mengandung senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan, antibiotik, antikanker, dan antibakteri.

Kaya Serat, Vitamin, dan Mineral

Dilihat dari komposisi zat gizinya, kucai memiliki nilai gizi cukup baik. Dalam 100 gram kucai terkandung energi lebih dari 40 kkal. Selain itu, sebagai sayuran kucai juga sangat kaya akan serat pangan (dietary fiber), vitamin, dan mineral. Kandungan zat gizi kucai per 100 gram dapat dilihat di bawah.

Kandungan zat gizi per 100 gram kucai
Zat gizi                        Kucai  Kucai muda
·         Energi (kkal) :                      45             42
·         Protein (g) :                           2,2            3,8
·         Lemak (g) :                           0,3             0,6
·         Kalsium (mg) :                      52              76
·         Fosfor (mg) :                         50              91
·         Besi (mg)  :                           1,1             2,5
·         Vitamin A (IU) :                    40              500
·         Vitamin B1 (mg) :                 0,11          0,11
·         Vitamin C (mg)  :                  17              59
Sumber: Gayo (1994)
Itulah beberapa khasiat yang dimiliki oleh bawang Kucai yang mungkin bagi sebagian orang begitu dihindari karena mengonsumsinya memang bisa berefek pada bau mulut maupun bau badan. Namun, ternyata sayuran yang kelihatan tak memiliki keistimewaan tersebut sangat kaya khasiat dan manfaat sehingga mengonsumsinya secara teratur akan memberikan dampak kesehatan bagi yang mengonsumsinya. Makanya, mulai sekarang tak ada salahnya kalau Anda mencoba membiasakan diri menjadikan Kucai sebagai makanan untuk kesehatan.         
Sekian informasi dari saya mohon maaf apanila ada kesalahan dan kekurangan sekali lagi saya minta maaf

wassalam 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar